BEMOMIO.ID – Moms, setelah perjuangan panjang dalam proses persalinan, momen pertama kali menyentuh si kecil tentu menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Table of Contents
ToggleSalah satu praktik yang semakin dianjurkan oleh tenaga medis setelah bayi lahir adalah skin to skin contact atau kontak kulit langsung antara ibu dan bayi.
Meskipun terdengar sederhana, manfaat dari kontak ini sangat luar biasa—bukan hanya untuk bayi, tapi juga untuk kesehatan dan pemulihan Moms.
Dikutip BEMOMIO.ID dari situs World Health Organization (WHO), skin to skin contact adalah bagian penting dari perawatan bayi baru lahir yang direkomendasikan dilakukan segera setelah persalinan dan dilanjutkan secara rutin, terutama dalam jam-jam pertama kehidupan bayi.
Yuk, kita bahas lebih dalam kenapa praktik ini sangat penting dan tidak boleh dilewatkan, Moms!
Apa Itu Skin to Skin Contact?

Skin to skin contact adalah ketika bayi yang baru lahir diletakkan di dada atau perut ibu tanpa ada penghalang seperti pakaian.
Biasanya dilakukan dalam kondisi bayi hanya mengenakan popok, dan Moms menutupi tubuh bayi dengan selimut agar tetap hangat.
Kontak ini biasanya dilakukan selama 1–2 jam pertama setelah kelahiran, dan bisa terus dilanjutkan secara berkala selama masa menyusui atau bonding di rumah.