1. Mitos: Posisi Seks Tertentu Bisa Mempercepat Kehamilan

Fakta: Tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa posisi tertentu saat berhubungan intim bisa meningkatkan peluang kehamilan. Yang lebih penting adalah kualitas sperma dan kesehatan reproduksi kedua pasangan.
Table of Contents
Toggle2. Mitos: Wanita Harus Berbaring Setelah Berhubungan Agar Cepat Hamil
Fakta: Sperma yang sehat dapat mencapai sel telur dalam hitungan menit setelah ejakulasi. Berbaring setelah berhubungan tidak terbukti meningkatkan kemungkinan kehamilan secara signifikan.
3. Mitos: Program Hamil Harus Dimulai Saat Sudah Menikah
Fakta: Persiapan kehamilan sebaiknya dilakukan jauh sebelum menikah. Pemeriksaan kesehatan, pola makan sehat, dan gaya hidup yang baik sangat berpengaruh terhadap kesuburan.
4. Mitos: Menghitung Masa Subur Itu Tidak Penting
Fakta: Mengetahui masa subur sangat membantu meningkatkan peluang kehamilan. Masa subur terjadi sekitar 14 hari sebelum menstruasi berikutnya, terutama pada siklus haid yang teratur.
5. Mitos: Konsumsi Suplemen Kesuburan Bisa Langsung Membantu Hamil
Fakta: Suplemen seperti asam folat memang penting untuk kesehatan reproduksi, tetapi tidak bisa menjamin kehamilan secara instan. Konsumsi suplemen harus diimbangi dengan pola makan sehat dan gaya hidup yang baik.
6. Mitos: Pria Tidak Perlu Menjaga Pola Hidup Sehat dalam Program Hamil
Fakta: Kesuburan bukan hanya tanggung jawab wanita. Kualitas sperma pria juga dipengaruhi oleh pola makan, olahraga, dan gaya hidup sehat seperti menghindari rokok dan alkohol.
7. Mitos: Stres Tidak Berpengaruh pada Kesuburan
Fakta: Stres berlebihan dapat mengganggu keseimbangan hormon dan siklus ovulasi, yang pada akhirnya bisa mempengaruhi peluang kehamilan.