Belum Dikaruniai Anak Usai 19 Tahun Menikah, Winky Wiryawan dan Istri Sudah Ikhlas

5 Penyebab Infertilitas pada Perempuan

5 Penyebab Infertilitas pada Perempuan

Moms, ada banyak faktor yang memungkinkan terjadinya infertilitas pada perempuan, ada beberapa yang wajib Moms tau, di antaranya:

1. Ovulasi yang Bermasalah

Ovulasi merupakan proses keluarnya sel telur yang sudah matang dari ovarium menuju tuba falopi dan siap untuk dibuahi.

Ada beberapa masalah yang berkaitan dengan ovulasi tersebut, seperti hal yang pertama yakni terkenanya PCOS. Penyebabnya bisa karena ketidakseimbangan hormon, obesitas, dan resistensi insulin.

Baca Juga  Benarkah Kista yang Baru Dioperasi Bisa Tumbuh Lagi? Ketahui Kebenarannya Yuk!

Kedua ada masalah pada tiroid, yaitu kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau malah kurang aktif sehingga mengganggu proses ovulasi.

Terakhir yakni ovarium yang prematur, yaitu ketika ovarium berhenti berfungsi normal di bawah usia 40 tahun.

2. Masalah Pada Cairan Lendir atau Serviks

Saat masuk masa ovulasi, cairan atau lendir pada leher rahim biasanya akan menipis sehingga sperma bisa lebih mudah melewatinya.

Namun, apabila ada masalah pada lendir serviks, maka pembuahan juga akan sulit terjadi.

3. Fibroid

Fibroid adalah jaringan atau daging non-kanker yang tumbuh di area rahim dan dapat mempengaruhi kesuburan.

Pada beberapa kasus, sel telur yang sudah dibuahi gagal menempel pada rahim akibat adanya fibroid.

Baca Juga  Tubuh Kasih Kode! Ini Tanda-Tanda Ovulasi yang Perlu Moms Tahu

Fibroid juga berpotensi menghalangi tuba falopi sehingga mencegah terjadinya kehamilan.

4. Sterilisasi

Sterilisasi merupakan penyebab infertilitas yang memang disengaja dilakukan untuk mencegah kehamilan.

Sebagian perempuan memilih melakukan sterilisasi apabila sudah tidak ingin memiliki sang buah hati lagi.

Sterilisasi dilakukan dengan cara menutup saluran tuba falopi sehingga sel telur tidak mungkin melewatinya dan tidak akan sampai ke rahim.

5. Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi ketika jaringan yang biasanya ada di uterus justru tumbuh di tempat lain, misalnya di ovarium.

Hal ini dapat merusak ovarium maupun tuba falopi sehingga dapat menyebabkan masalah pada kesuburan.***

Tags
Share this post :

Related Post

31 August 2025
Peran Suami Saat Istri Hamil: Dukungan Kecil yang Berdampak Besar
28 July 2025
Menjaga Energi Harian Saat Hamil: Tetap Semangat Tanpa Harus Terus Kuat
28 July 2025
Tips Istirahat Nyaman Saat Hamil: Tidur Lebih Nyenyak, Bangun Lebih Segar
24 July 2025
Manfaat Jalan Pagi: Rutinitas Sederhana yang Berdampak Besar untuk Ibu Hamil
24 July 2025
Olahraga Ringan di Rumah: Tetap Bugar dan Bahagia Selama Hamil
18 July 2025
Kapan Harus ke Dokter? Panduan Waspada untuk Moms Saat Hamil dan Mengasuh Anak