2. Alami Ovulasi
Sekitar 5 hingga 20 persen perempuan mengalami bercak di tengah siklus pada saat ovulasi atau proses ketika sel telur yang matang keluar dari ovarium dan masuk ke tuba falopi untuk dibuahi.
Table of Contents
ToggleBercak dapat berwarna merah muda karena tubuh juga memproduksi cairan serviks ekstra bening pada saat periode tersebut.
“Seorang perempuan mungkin melihat keputihan berwarna merah muda sekitar waktu ovulasi (pertengahan siklus),” ujar dokter obstetri dan ginekologi Dr. Brooke Vandermolen.
3. Mengganti Alat Kontrasepsi
Bagi banyak wanita, penggunaan awal dari kontrasepsi hormonal dapat memicu breakthrough bleeding, istilah yang diberikan oleh para ahli pada keluarnya cairan berwarna merah muda, kemerahan atau cokelat dan bercak pada beberapa bulan pertama setelah memulai alat kontrasepsi.
Hal tersebut sering kali menyebabkan Moms tidak nyaman, tetapi tak perlu dikhawatirkan ya. Keluarnya cairan merah muda merupakan salah satu cara tubuh untuk menyesuaikan diri dengan hadirnya hormon baru.
4. Kadar Hormon Tidak Teratur
Kadar hormon yang tidak teratur juga dapat memicu keluarnya keputihan berwarna merah muda.
Jika kadar estrogen naik, maka lapisan rahim dapat rusak dan mengelupas lebih awal, yang menyebabkan bercak keputihan berwarna merah muda.
“Pendarahan rahim yang tidak teratur dapat terjadi karena kadar estrogen yang tinggi atau rendah. Jika mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur, misalnya karena PCOS, mungkin ada beberapa siklus anovulasi di mana tidak ada sel telur yang dilepaskan,” kata Vandermolen.
“Dalam situasi tersebut, progesteron tidak dilepaskan seperti biasa dan kadar estrogen terus menyebabkan lapisan rahim menebal. lapisan ini kemudian dapat mengelupas tidak lengkap dan tidak teratur, sehingga menyebabkan keputihan berwarna merah muda atau bercak merah.”
5. Tanda Hamil
Keluarnya cairan berwarna merah muda bisa menjadi tanda hamil. Saat sel telur yang telah dibuahi menempel di dinding rahim, terkadang hal itu dapat memicu keluarnya cairan berwarna merah muda, yang disebut perdarahan implantasi.
Selain itu, keluarnya cairan berwarna merah muda dapat menjadi tanda Moms akan segera melahirkan di akhir trimester kehamilan. Bila keluar darah berwarna merah saat hamil, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk memastikan kondisi kehamilan dan janin.
6. Tanda Keguguran
Keputihan berwarna merah muda juga tetap perlu diwaspadai sebagai tanda keguguran. Sebab, tidak semua keguguran ditandai dengan munculnya perdarahan yang hebat.
“Bagi sebagian perempuan, perdarahan tersebut bisa tampak seperti keputihan berwarna merah muda, yang menggarisbawahi pentingnya untuk selalu meluangkan waktu memeriksakan diri selama kehamilan bila khawatir tentang tanda-tanda atau sensasi baru,” ungkap konsultan dokter kandungan dan ginekolog, Dr. Shree Datta.