Table of Contents
Toggle3. Masalah Tiroid
Kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) atau terlalu lambat (hipotiroidisme) dapat memengaruhi keseimbangan hormon reproduksi. Gangguan ini juga berdampak pada pertumbuhan janin di awal kehamilan.
Oleh karena itu, cek fungsi tiroid juga termasuk bagian penting dalam pemeriksaan pra-kehamilan.
4. Berat Badan Tidak Ideal
Baik kelebihan maupun kekurangan berat badan bisa memengaruhi kesuburan. Lemak tubuh berlebih atau terlalu sedikit bisa mengganggu kerja hormon reproduksi.
Moms disarankan menjaga indeks massa tubuh (BMI) ideal sebelum dan selama promil.
5. Gaya Hidup Tidak Sehat
Beberapa kebiasaan ini harus dihindari karena dapat menurunkan peluang kehamilan:
-
Merokok (aktif maupun pasif)
-
Konsumsi alkohol
-
Kafein berlebihan
-
Kurang tidur dan stres kronis
Mengadopsi gaya hidup sehat seperti olahraga ringan, makan bergizi, dan cukup istirahat bisa meningkatkan peluang keberhasilan promil.
6. Faktor Usia
Semakin bertambah usia, kualitas dan jumlah sel telur akan menurun secara alami.
Di atas usia 35 tahun, peluang kehamilan menurun dan risiko kehamilan berisiko meningkat, seperti keguguran atau bayi lahir prematur.
Namun, banyak Moms yang tetap berhasil hamil sehat dengan perencanaan dan pemantauan medis yang tepat.