✅ Keuntungan berpuasa di trimester ketiga:
Table of Contents
Toggle- Morning sickness biasanya sudah berkurang, sehingga lebih mudah mengatur pola makan.
- Jika kondisi kesehatan Moms stabil, berpuasa bisa membantu mengontrol kenaikan berat badan yang berlebihan.
- Membantu tubuh beradaptasi dengan pola makan yang lebih teratur menjelang persalinan.
❌ Risiko berpuasa di trimester ketiga:
- Risiko dehidrasi lebih tinggi karena volume darah meningkat untuk mendukung kebutuhan janin.
- Moms lebih mudah merasa lelah karena janin sudah semakin besar dan membutuhkan lebih banyak nutrisi.
- Berpuasa bisa menyebabkan kontraksi dini, terutama jika tubuh mengalami kekurangan cairan.
Mana yang Lebih Aman?
Tidak ada jawaban pasti karena kondisi setiap ibu hamil berbeda. Jika Moms merasa sehat, tidak mengalami komplikasi, dan mendapatkan izin dari dokter, berpuasa bisa dilakukan baik di trimester pertama maupun ketiga.
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Perhatikan Sinyal Tubuh – Jika merasa lemas, pusing, atau dehidrasi, jangan ragu untuk membatalkan puasa.
- Konsultasikan dengan Dokter – Pastikan Moms mendapatkan saran medis sebelum memutuskan untuk berpuasa.
- Pilih Makanan Bergizi – Konsumsi makanan tinggi protein, serat, dan lemak sehat agar energi bertahan lebih lama.
- Jaga Hidrasi – Minum cukup air dengan pola 2-4-2 (2 gelas saat sahur, 4 gelas setelah berbuka, 2 gelas sebelum tidur).
- Hindari Aktivitas Berat – Beristirahatlah yang cukup agar tubuh tidak kelelahan.
Puasa saat hamil di trimester pertama maupun ketiga memiliki kelebihan dan risikonya masing-masing. Jika Moms ingin berpuasa, pastikan kondisi tubuh memungkinkan dan tetap prioritaskan kesehatan janin.
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan saran terbaik sesuai kondisi kehamilan Moms. Selamat menjalani ibadah Ramadhan dengan bijak dan tetap sehat, Moms!***