Dengan persiapan yang tepat, ibu hamil tetap bisa menjalani puasa dengan aman tanpa mengurangi asupan nutrisi penting bagi janin.
Table of Contents
ToggleHal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berpuasa

✅ Konsultasi dengan Dokter
Setiap kehamilan unik, jadi sebelum berpuasa, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter agar Moms mengetahui apakah kondisi kesehatan memungkinkan untuk berpuasa atau tidak.
✅ Perhatikan Usia Kehamilan
Puasa lebih aman dilakukan pada trimester kedua karena di periode ini tubuh ibu hamil lebih stabil dibandingkan trimester pertama dan ketiga.
✅ Dengarkan Sinyal Tubuh
Jika Moms merasa sangat lemas, pusing, atau mengalami dehidrasi, jangan ragu untuk membatalkan puasa demi kesehatan Moms dan janin.
Tips Agar Ibu Hamil Tetap Sehat dan Bertenaga Saat Puasa
✅ Pilih Menu Sahur yang Sehat dan Bergizi
- Konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum agar energi tahan lebih lama.
- Tambahkan protein dari telur, ayam, tahu, atau ikan untuk membantu pertumbuhan janin.
- Konsumsi lemak sehat dari alpukat, minyak zaitun, dan kacang-kacangan.
✅ Pastikan Cukup Hidrasi
- Minum minimal 8 gelas air per hari, dibagi antara berbuka dan sahur.
- Hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh yang bisa menyebabkan dehidrasi.
✅ Berbuka dengan Makanan Bernutrisi
- Mulailah dengan air putih dan kurma untuk mengembalikan energi.
- Konsumsi makanan kaya serat seperti sayuran hijau dan buah-buahan untuk menghindari sembelit.
- Hindari makanan berlemak tinggi atau gorengan agar tidak menyebabkan gangguan pencernaan.