Table of Contents
Toggle3. Libatkan Pasangan dalam Proses
Ajak pasangan ikut ke dokter, membaca informasi promil, atau sekadar menemani saat cek masa subur. Keterlibatan ini bisa meningkatkan rasa kebersamaan dan pengertian satu sama lain.
4. Jangan Takut Bahas Topik Sensitif
Termasuk soal hasil tes, jadwal hubungan intim, atau kekhawatiran finansial. Justru dengan membahasnya secara terbuka, Moms dan pasangan bisa saling menguatkan dan membuat keputusan bersama.
5. Rayakan Setiap Progres Kecil
Alih-alih fokus pada hasil, rayakan momen-momen kecil seperti jadwal rutin, hasil cek positif, atau bahkan ketika berhasil tetap tenang saat hasil belum sesuai harapan. Ini penting untuk menjaga semangat dan koneksi emosional.
Apa Kata Ahli?
Dikutip BEMOMIO.ID dari situs American Society for Reproductive Medicine (ASRM), pasangan yang menjaga komunikasi positif selama menjalani program kehamilan cenderung memiliki kualitas hubungan yang lebih baik dan tingkat stres yang lebih rendah.
Komunikasi juga terbukti memperkuat dukungan emosional yang sangat penting bagi keberhasilan promil.
Moms, promil adalah perjalanan panjang yang bisa jadi penuh tantangan.
Namun dengan komunikasi yang terbuka, penuh empati, dan saling mendukung, Moms dan pasangan bisa menjalaninya bukan hanya sebagai tim, tapi sebagai dua hati yang terus tumbuh bersama.
Karena keberhasilan promil bukan hanya soal hasil tapi juga tentang bagaimana Moms dan pasangan saling menjaga, menghargai, dan terus berjalan beriringan.***