Jaga Emosi & Dapatkan Dukungan

Banyak penelitian menyebutkan tingkat stres, kecemasan, bahkan gejala PTSD bisa meningkat setelah keguguran dan memengaruhi kehamilan berikutnya. Berikut yang bisa dilakukan:
Table of Contents
Toggle-
Tim emosional terpercaya: pasangan, keluarga, sahabat, atau bergabung dengan grup support promil.
-
Konseling profesional: bila perasaan sulit dikendalikan, pertimbangkan terapis atau psikolog.
-
Teknik relaksasi: meditasi, napas dalam, atau menulis afirmasi positif—efektif membantu mental stabil.
Pemantauan Medis yang Terarah
Setelah siap promil, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter:
-
Tes laboratorium lengkap, termasuk hormon dan kesehatan reproduksi.
-
Ultrasonografi jika diperlukan.
-
Bila ada faktor risiko (misalnya hormon tidak stabil), dokter bisa memberikan terapi seperti progesteron atau suplemen folat.
Rencana promil yang disesuaikan secara medis akan meningkatkan kemungkinan kehamilan sehat selanjutnya.
Membangun Keyakinan Melangkah Lagi
Kabar baik: sekitar 85% perempuan yang mengalami keguguran melanjutkan promil dan memiliki kehamilan sehat berikutnya. Kuncinya adalah:
-
Istirahat fisik dan mental cukup.
-
Rencana promil yang valid dan dukungan emosional kuat.
-
Pantau diri serta hindari stres berlebihan.