Mengenal Postpartum Amenorhea Yuk Moms! Kondisi Tidak Haid dalam Waktu Lama Pasca Persalinan

Penyebab Postpartum Amenorhea

Ada beberapa faktor yang memengaruhi durasi postpartum amenorhea, antara lain:

1. Menyusui

Faktor utama yang memengaruhi lamanya postpartum amenorhea setelah melahirkan adalah menyusui. Ibu yang menyusui, tubuhnya memproduksi hormon prolaktin, yang bertugas merangsang produksi ASI dan menghambat ovulasi.

Semakin intens dan sering seorang ibu menyusui, semakin tinggi kadar prolaktin, dan semakin lama kemungkinan menstruasi tertunda.

2. Perubahan Hormon

Hormon lain seperti estrogen dan progesteron mengalami penurunan drastis setelah melahirkan. Ini dapat menyebabkan siklus haid tidak langsung kembali.

Baca Juga  Kenali Lebih Dalam Hamil Anggur Yuk! Ini Dia Gejala dan Cara Penanganannya

3. Kondisi Kesehatan

Faktor-faktor seperti stres, kelelahan, kurang tidur, dan gizi yang buruk juga dapat memperpanjang durasi postpartum amenorhea.

4. Genetik

Beberapa perempuan mungkin memiliki kecenderungan genetik untuk mengalami postpartum amenorhea lebih lama daripada yang lain.

Kapan Menstruasi Pertama Usai Melahirkan?

Kapan Menstruasi Pertama Usai Melahirkan?

Kapan Moms mendapatkan haid pertama setelah melahirkan sering kali bergantung pada apakah Moms menyusui dan seberapa sering.

Orang yang memberikan ASI eksklusif (hanya memberikan ASI kepada bayinya baik melalui menyusui atau memompa ASI sepanjang hari) cenderung mengalami menstruasi lebih lambat daripada Moms yang menggunakan susu formula atau kombinasi ASI dan susu formula.

Hormon yang disebut prolaktin mendorong produksi ASI, dan pada dasarnya menghambat ovulasi.

Baca Juga  Moms Wajib Tahu! Ini 7 Rahasia Makanan yang Bisa Tingkatkan Kesuburan

Jika Moms tidak berovulasi, tidak mengalami menstruasi. Tidak mengalami menstruasi selama enam bulan atau lebih adalah hal yang normal jika Bunda menyusui bayi.

Namun, setiap orang berbeda dan beberapa orang mengalami menstruasi lebih cepat atau lebih lambat daripada yang lain, terutama jika mengalami gangguan dalam rutinitas menyusui atau memompa ASI.

“Sebaliknya, orang yang tidak menyusui mungkin mengalami menstruasi paling cepat empat hingga delapan minggu setelah melahirkan,” kata Amina White, MD, seorang profesor madya kebidanan dan ginekologi di University of North Carolina di Chapel Hill.

Perempuan yang memberikan kombinasi ASI (ASI dan susu formula) mungkin tidak mengalami menstruasi selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Baca Juga  Wajib Moms Konsumsi! Ini 7 Camilan Sehat untuk Program Hamil
Tags
Share this post :

Related Post

31 August 2025
Peran Suami Saat Istri Hamil: Dukungan Kecil yang Berdampak Besar
28 July 2025
Menjaga Energi Harian Saat Hamil: Tetap Semangat Tanpa Harus Terus Kuat
28 July 2025
Tips Istirahat Nyaman Saat Hamil: Tidur Lebih Nyenyak, Bangun Lebih Segar
24 July 2025
Manfaat Jalan Pagi: Rutinitas Sederhana yang Berdampak Besar untuk Ibu Hamil
24 July 2025
Olahraga Ringan di Rumah: Tetap Bugar dan Bahagia Selama Hamil
18 July 2025
Kapan Harus ke Dokter? Panduan Waspada untuk Moms Saat Hamil dan Mengasuh Anak