2. Meningkatkan Kecerdasan Otak
Ada beberapa studi yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pemberian ASI dan perkembangan kognitif anak.
Table of Contents
ToggleAnak-anak yang diberi ASI eksklusif ketika bayi terlihat memiliki tingkat kecerdasan atau IQ lebih tinggi dari pada anak yang tidak disusui.
Meski demikian, tingkat kecerdasan seorang anak juga dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti pola asuh dan lingkungan keluarga.
3. Mencegah si Kecil Meninggal Secara Mendadak
Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa bayi yang diberikan air susu ibu lebih rendah meninggal lantaran sindrom kematian bayi mendadak.
Jika dibandingkan dengan sang buah hati yang tidak diberikan ASI, manfaat ini bahkan sudah diperoleh si Kecil walau dia baru disusui selama 2 bulan.
Bukan hanya itu saja, berbagai macam manfaat di atas pemberian ASI juga berpengaruh pada bayi saat imunisasi.
Bayi yang diberi ASI memiliki risiko lebih rendah mengalami demam setelah imunisasi dari pada bayi yang tidak diberi ASI.
4. Melancarkan Pencernaan
ASI sering juga disebut sebagai perfect food lantaran mengandung nutrisi yang mudah dicerna oleh bayi, seperti protein, laktosa, dan lemak.
Selain baik untuk mendukung fungsi sistem pencernaannya yang masih berkembang, pemberian ASI juga baik untuk mencegah gangguan pencernaan pada bayi seperti konstipasi dan diare.
5. Mengenalkan si Kecil Banyak Rasa
Setiap makanan yang Moms konsumsi selama menyusui akan memengaruhi cita rasa ASI, secara tidak langsung, hal ini dapat mengenalkan bayi dengan berbagai rasa makanan melalui ASI.
Pengenalanan rasa ini diharapkan dapat membantu bayi saat mulai mencoba makanan pendamping ASI atau yang biasa disebut MPASI.***