Table of Contents
Toggle6. Isi Waktu dengan Aktivitas Positif
Lakukan hobi yang menyenangkan seperti membaca, memasak, merawat tanaman, atau mengikuti kelas kreatif agar pikiran tetap aktif secara positif.
7. Konsultasi dengan Ahli
Jika stres mulai berdampak pada fisik dan kehidupan sehari-hari, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional seperti psikolog atau konselor fertilitas.
Apa Kata Ahli?
Dikutip BEMOMIO.ID dari situs American Society for Reproductive Medicine (ASRM), stres berkepanjangan dapat berdampak negatif terhadap proses reproduksi.
Studi menunjukkan bahwa manajemen stres yang baik dapat meningkatkan peluang kehamilan secara alami maupun melalui program medis.
Moms, tubuh yang sehat berawal dari pikiran yang tenang. Mengelola stres bukan berarti menghindari semua tekanan, tapi belajar menenangkan diri dan menerima proses dengan lebih lembut.
Yuk, rawat pikiran sebaik Moms merawat tubuh. Karena saat hati tenang, tubuh pun akan lebih siap menyambut kehadiran si kecil.***