BEMOMIO.ID – Moms dan pasangan yang sedang menjalani program hamil, pasti berharap bisa membaca sinyal tubuh dengan akurat kapan masa subur datang dan kapan waktu tepat untuk promil.
Table of Contents
ToggleMetode fertility tracking bisa menjadi jembatan penting dalam memahami siklus kesuburan secara alami dan maksimal.
Apa Itu Fertility Tracking?
Fertility tracking adalah metode memantau sinyal tubuh (siklus menstruasi, suhu basal, lendir serviks, dll.) untuk menentukan masa subur, yaitu periode tinggi peluang hamil.
Masa subur meliputi lima hari sebelum ovulasi, hari ovulasi, hingga satu hari setelahnya total sekitar 7 hari dalam sebulan .
Metode Fertility Tracking yang Umum Digunakan
-
Metode Kalender
Menghitung siklus menstruasi selama minimal enam bulan. Ovulasi terjadi sekitar 12–14 hari sebelum menstruasi berikutnya . -
Pantau Lendir Serviks
Saat masa subur, lendir menjadi jernih dan licin—seperti putih telur. Kelembapan ini menunjukkan bahwa ovulasi dekat. -
Suhu Basal Tubuh (BBT)
Menggunakan termometer khusus untuk mengukur suhu tubuh setiap pagi. Suhu naik sekitar 0,2–0,5 °C setelah ovulasi. -
Ovulation Predictor Kits (OPKs)
Tes urine yang mendeteksi lonjakan hormon LH 24–36 jam sebelum ovulasi. Cocok digunakan bersama metode lainnya.