Risiko Sepsis pada Kehamilan

Sepsis maternal terjadi selama kehamilan atau setelah melahirkan. Risiko Moms terkena sepsis maternal lebih tinggi bila mengalami infeksi dari kondisi berikut ini:
Table of Contents
Toggle- Luka akibat operasi caesar
- Keguguran atau aborsi
- Penyakit pernapasan yang memengaruhi paru-paru
- Meningitis atau pembengkakan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang
- Perdarahan pasca persalinan
- Infeksi saluran kemih (ISK)
- Endometritis
- Kelahiran prematur
- Stillbirth
Intervensi dan komplikasi ringan selama persalinan juga dapat menyebabkan infeksi, seperti:
- Persalinan yang lama atau bila ketuban pecah lebih dari 18 jam sebelum melahirkan
- Melakukan beberapa pemeriksaan vagina selama persalinan
- Menggunakan forcep atau vakum selama proses persalinan
Gejala Sepsis pada Kehamilan
Tanda dan gejala sepsis pada kehamilan dapat bervariasi. Berikut beberapa gejala sepsis yang perlu Moms waspadai dan perlu segera dikonsultasikan ke dokter:
- Demam dan menggigil
- Pusing
- Nyeri perut bagian bawah
- Keputihan berbau tidak sedap
- Perdarahan vagina
- Peningkatan denyut jantung
- Batuk yang bersumber dari dada
- Nyeri/terbakar saat buang air kecil atau tidak buang air kecil dalam sehari
- Perasaan tidak nyaman atau tidak enak badan