Table of Contents
ToggleCara Menghitung Masa Subur Secara Akurat

1. Gunakan Rumus Siklus Menstruasi
Cara paling dasar untuk menghitung masa subur adalah dengan mencatat siklus haid Moms minimal 3–6 bulan terakhir.
Langkah-langkah:
-
Catat hari pertama haid terakhir (HPHT) setiap bulan
-
Hitung panjang rata-rata siklus (misalnya 28 hari)
-
Masa subur biasanya terjadi pada hari ke-11 hingga ke-17, dihitung dari hari pertama haid terakhir
Contoh:
Jika HPHT adalah 1 Mei dan siklus Moms 28 hari, maka masa subur kemungkinan jatuh antara 11 Mei – 17 Mei, dengan puncak ovulasi sekitar 14 Mei.
2. Perhatikan Tanda-Tanda Tubuh Saat Masa Subur
Beberapa tanda alami tubuh saat ovulasi:
-
Lendir serviks menjadi lebih jernih dan licin seperti putih telur
-
Suhu basal tubuh sedikit meningkat
-
Payudara terasa lebih sensitif
-
Hasrat seksual cenderung meningkat
3. Gunakan Alat Bantu Seperti Ovulation Test Kit (OPK)
Alat ini bekerja dengan mendeteksi lonjakan hormon LH (Luteinizing Hormone) dalam urin, yang terjadi 24–36 jam sebelum ovulasi.
4. Aplikasi Kalender Kesuburan
Saat ini banyak aplikasi di smartphone yang bisa membantu Moms melacak siklus haid dan memperkirakan masa subur. Namun tetap gunakan aplikasi sebagai panduan, bukan patokan mutlak.