BEMOMIO.ID – Moms, sebelum memulai program hamil, ada baiknya melakukan berbagai pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.
Table of Contents
ToggleBanyak calon ibu yang semangat ingin segera punya anak, namun lupa bahwa tubuh pun perlu dipersiapkan secara menyeluruh.
Program hamil bukan hanya soal masa subur dan frekuensi berhubungan, tapi juga soal kesiapan tubuh menghadapi kehamilan yang sehat.
Pemeriksaan pra-kehamilan bisa membantu Moms dan pasangan mengetahui kondisi tubuh saat ini, mencegah risiko komplikasi kehamilan, hingga meningkatkan peluang kehamilan yang sukses dan sehat.
Langkah ini penting karena bisa mendeteksi sejak dini apakah ada masalah medis, kekurangan nutrisi, atau gangguan hormon yang bisa menghambat kehamilan.
7 Pemeriksaan Pra-Hamil yang Wajib Dilakukan

Selain itu, pemeriksaan pra-hamil juga membantu menyusun perencanaan kehamilan yang lebih terarah.
Yuk, kita bahas apa saja jenis pemeriksaan yang sebaiknya Moms lakukan sebelum memulai promil!
1. Pemeriksaan Darah Lengkap
Tes darah akan memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi tubuh Moms, termasuk kadar hemoglobin, gula darah, kolesterol, serta mendeteksi infeksi seperti hepatitis B, C, HIV, hingga sifilis.
Selain itu, tes darah juga digunakan untuk melihat kadar hormon yang berperan dalam kesuburan seperti FSH, LH, prolaktin, hingga AMH.