4. Asam folat
Sebelum hamil hingga usia kehamilan 12 minggu, wanita membutuhkan sekitar 400 mikrogram asam folat.
Table of Contents
ToggleNutrisi ini bermanfaat untuk mengurangi risiko bayi mengalami cacat tabung saraf, seperti spina bifida.
Moms dapat menemukan asam folat pada sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, sereal, dan buah jeruk.
5. Kalsium
Memiliki tulang yang kuat merupakan salah satu bentuk persiapan sebelum kehamilan.
Hal ini dapat Moms lakukan dengan memenuhi kebutuhan kalsium setiap harinya. Asupan kalsium bisa diperoleh dari berbagai sumber, seperti susu sapi, susu kedelai, ikan teri, dan kacang-kacangan.
Kebutuhan kalsium pada wanita adalah 1.000 miligram per hari dan akan bertambah seiring dengan pertambahan usia kehamilan.
Jika tubuh kekurangan kalsium, janin akan mengambil kalsium dari tulang Moms sehingga meningkatkan risiko terkena osteoporosis.
Selain nutrisi untuk program hamil di atas, ada pula beberapa jenis makanan yang sebaiknya Moms hindari, seperti makanan tinggi lemak dan minuman berkafein, beralkohol, serta mengandung banyak gula atau pemanis.
Apabila Moms sudah mempersiapkan nutrisi untuk program hamil, jangan lupa pula mempersiapkan kebutuhan untuk bayi kelak, misalnya pakaian, popok, dan perlengkapan lain, mulai dari sabun bayi hingga minyak telon.
Terutama minyak telon, selain dikenal dapat memberikan rasa hangat pada tubuh bayi, minyak ini bermanfaat untuk memelihara kesehatannya karena mengandung
berbagai campuran minyak esensial, seperti senyawa alami rodhinol, minyak kayu putih, minyak zaitun, minyak kelapa, minyak chamomillae, dan minyak anis.
Jika berencana untuk menjalani program hamil, Moms dan pasangan bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui hal apa saja yang perlu Anda dan pasangan lakukan guna meningkatkan peluang kehamilan.***