Hati yang Kuat, Harapan yang Tumbuh: Menjaga Emosi Selama Promil

3. Bangun Komunikasi Terbuka dengan Pasangan

Berbagi perasaan dengan pasangan akan membuat Moms merasa tidak sendiri. Ini juga mempererat hubungan dan menciptakan dukungan emosional yang kuat.

4. Cari Dukungan Sosial

Gabung komunitas promil, bicara dengan teman yang pernah mengalami hal serupa, atau konsultasi dengan konselor bisa menjadi outlet yang menyembuhkan.

5. Kurangi Paparan Pemicu Emosi

Jika scrolling media sosial justru membuat Moms membandingkan diri, tak ada salahnya istirahat sejenak dari sana. Fokuskan energi untuk hal-hal yang membangun.

Baca Juga  Tubuh Kasih Kode! Ini Tanda-Tanda Ovulasi yang Perlu Moms Tahu

Apa Kata Ahli?

Dikutip BEMOMIO.ID dari situs American Psychological Association (APA), stres emosional berkepanjangan saat promil bisa berdampak pada keseimbangan hormon dan mengganggu proses reproduksi.

Maka itu, dukungan psikologis selama program hamil sama pentingnya dengan dukungan medis.

Moms, tak ada perjalanan promil yang mudah. Tapi Moms tidak sendiri. Setiap perasaan, setiap harapan, dan setiap air mata adalah bagian dari cerita besar yang sedang Moms jalani.

Adaptasi emosional bukan soal selalu kuat, tapi tentang terus memilih untuk bangkit, mencintai diri sendiri, dan mempercayai proses. 
Karena saat hati kuat, harapan akan selalu punya tempat untuk tumbuh.***

Tags
Share this post :

Related Post

31 August 2025
Peran Suami Saat Istri Hamil: Dukungan Kecil yang Berdampak Besar
28 July 2025
Menjaga Energi Harian Saat Hamil: Tetap Semangat Tanpa Harus Terus Kuat
28 July 2025
Tips Istirahat Nyaman Saat Hamil: Tidur Lebih Nyenyak, Bangun Lebih Segar
24 July 2025
Manfaat Jalan Pagi: Rutinitas Sederhana yang Berdampak Besar untuk Ibu Hamil
24 July 2025
Olahraga Ringan di Rumah: Tetap Bugar dan Bahagia Selama Hamil
18 July 2025
Kapan Harus ke Dokter? Panduan Waspada untuk Moms Saat Hamil dan Mengasuh Anak