7 Penyakit yang Perlu Diwaspadai Ibu Hamil

Dikutip BEMOMIO.ID dari situs NICHD, mengetahui apa saja penyakit yang dapat membahayakan janin sangat berguna bagi ibu hamil.
Table of Contents
ToggleDengan begitu, tindakan pencegahan dan penanganan bisa dilakukan sedini mungkin. Berikut beberapa penyakit yang perlu diwaspadai ibu hamil:
1. Anemia
Meski terdengar sepele, anemia pada ibu hamil benar-benar tidak boleh dianggap remeh dan perlu mendapat penanganan segera.
Jika tidak, penyakit ini dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, berat badan bayi rendah, dan cacat lahir.
Ibu hamil yang rentan mengalami anemia adalah yang mengalami kehamilan kembar, sering mengalami morning sickness, dan yang memiliki pola makan tidak sehat.
Sebab, saat hamil, kebutuhan darah akan meningkat demi mendukung pertumbuhan janin dalam kandungan.
Jika tubuh ibu hamil tidak mampu memproduksi lebih banyak sel darah merah, hal ini akan memicu terjadinya anemia.
Beberapa gejala dari penyakit ini adalah mudah lelah, pusing, sesak napas, dan kulit terlihat lebih pucat.
2. TORCH
Salah satu penyakit pada ibu hamil yang harus diwaspadai adalah TORCH (toksoplasmosis, infeksi lain/Other infection, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes simplex).
Penyakit ini dapat meningkatkan risiko gangguan pada janin, seperti rusaknya sistem saraf pusat janin, hilangnya pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan mental, gangguan tiroid, dan kelainan sistem imun.
3. Keputihan
Keputihan sebenarnya adalah masalah umum bagi wanita. Namun, saat kondisi ini terjadi saat hamil, ibu perlu waspada.
Meski pada awal kehamilan keputihan cenderung meningkat, karena tubuh sedang berusaha melindungi rahim dan vagina dari infeksi, jelang masa akhir kehamilan, jumlah keputihan biasanya mengalami peningkatan dan mungkin juga terdapat bercak darah.
Hal itu sebenarnya normal, karena merupakan tanda bahwa tubuh sedang mempersiapkan kelahiran.
Namun, jika terjadi perubahan yang tidak biasa pada keputihan yang dialami, seperti perubahan warna, aroma, dan muncul nyeri pada vagina, segera konsultasikan ke dokter.
4. Hepatitis B
Hepatitis B pada ibu hamil juga perlu diwaspadai. Sebab, penyakit ini dapat meningkatkan risiko tertentu saat persalinan, seperti bayi lahir prematur, lahir dengan berat badan rendah, atau kelainan anatomi dan fungsi tubuh lainnya.
5. Plasenta Previa
Plasenta previa adalah kondisi ketika plasenta atau ari-ari berada di bagian bawah rahim, sehingga menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir.
Kondisi ini dapat mengakibatkan perdarahan yang berlebihan. Jika perdarahan tidak berhenti, janin harus segera dilahirkan melalui operasi caesar.