BEMOMIO.ID – Moms, apakah saat ini sedang menjalani program hamil dan rajin mencatat kalender? Jika iya, berarti Moms sudah berada di jalur yang tepat!
Table of Contents
ToggleTapi ingat, menghitung masa subur tidak sekadar melihat tanggal menstruasi saja.
Masih banyak yang keliru memahami kapan sebenarnya masa subur itu terjadi dan bagaimana cara mendeteksinya dengan benar.
Masa subur adalah waktu terbaik untuk berhubungan intim agar peluang kehamilan semakin besar.
Namun, jika salah perhitungan, Moms bisa melewatkan momen penting ini.
Dikutip BEMOMIO.ID dari penjelasan situs Mayo Clinic, masa subur terjadi sekitar 5–6 hari sebelum ovulasi, dan puncaknya adalah saat sel telur dilepaskan dari indung telur.
Jadi, yuk kita bahas fakta-fakta penting tentang masa subur agar Moms bisa merencanakan kehamilan lebih tepat dan optimal!
5 Fakta Tentang Masa Subur
Fakta #1: Masa Subur Hanya Terjadi Beberapa Hari dalam Sebulan

Masa subur biasanya berlangsung selama 5 hingga 7 hari dalam satu siklus menstruasi, tergantung dari panjang siklus dan kestabilan hormon.
Ini bukan berarti setiap hari Moms bisa hamil—hanya dalam rentang waktu itulah kemungkinan kehamilan paling besar.
Fakta #2: Ovulasi Adalah Kunci Masa Subur
Ovulasi terjadi saat sel telur dilepaskan dan siap dibuahi oleh sperma. Ini biasanya terjadi pada hari ke-14 dalam siklus menstruasi 28 hari.
Namun, setiap wanita bisa memiliki siklus yang berbeda, sehingga menghitung ovulasi tidak bisa disamakan satu sama lain.