Penyebab Haid Terlambat saat Minum Pil KB

Berikut telah Bubun rangkum dari beberapa sumber, 5 penyebab haid terlambat saat minum pil KB:
Table of Contents
Toggle1. Jenis Pil KB
Beberapa jenis pil KB dapat menyebabkan menstruasi berhenti atau menjadi tidak teratur.
Jenis lainnya, yang terkadang disebut kontrasepsi berkelanjutan, dapat menyebabkan seorang perempuan hanya mengalami empat kali menstruasi dalam setahun.
Efek pil KB dapat berbeda pada setiap orang dan efek ini tidak selalu dapat diprediksi.
Bila Bunda baru saja minum pil KB, tubuh mungkin perlu waktu untuk menyesuaikan diri, dan ini dapat menyebabkan menstruasi yang terlewat.
2. Stres
Stres dapat memengaruhi siklus menstruasi, yang menyebabkan siklus menjadi panjang atau pendek.
Dalam beberapa kasus, stres bahkan dapat membuat seorang perempuan tidak mengalami menstruasi sama sekali, Bunda.
“Bagian otak yang mengendalikan siklus menstruasi disebut hipotalamus. Ketika tubuh sedang stres, ia menghasilkan hormon yang disebut kortisol.
Hormon ini dapat mengganggu interaksi antara hipotalamus, kelenjar pituitari, dan ovarium. Hal ini dapat menyebabkan menstruasi Anda terlambat,” ujar dokter obstetri dan ginekologi, Monique Rainford, MD, melansir dari Very Well Health.
3. Berat Badan Turun Drastis dan Obesitas
Penurunan berat badan dengan cepat dan berlebihan dapat menyebabkan menstruasi seseorang berhenti. Pembatasan asupan kalori yang parah juga bisa menyebabkan tubuh berhenti memproduksi hormon yang diperlukan untuk ovulasi.
Sebaliknya, kelebihan berat badan atau obesitas biasanya memiliki kelebihan estrogen. Hal tersebut dapat menyebabkan menstruasi yang terlewat, menjadi berat, atau tidak teratur.
4. Olahraga Berlebihan
Olahraga berlebihan juga dapat menyebabkan Bunda tidak mengalami menstruasi atau haid berhenti sama sekali.
Namun, jika seseorang tidak berolahraga dalam beberapa waktu dan mulai berolahraga lagi, maka hal ini juga dapat menyebabkan periode menstruasinya tidak teratur.
Olahraga dengan intensitas tinggi dapat meningkatkan kadar kortisol, yang dapat mengganggu produksi hormon yang memicu menstruasi.
Jika seseorang berolahraga untuk menurunkan berat badan, hal itu juga dapat menyebabkan menstruasi tidak terjadi.
Kehilangan terlalu banyak lemak tubuh dapat menyebabkan perubahan hormonal yang menghentikan ovulasi, yang pada gilirannya dapat menyebabkan menstruasi berhenti.