Jenis Kelainan Janin yang Bisa Dideteksi
- Kelainan kromosom (seperti Down Syndrome, Trisomi 18, Trisomi 13)
- Kelainan struktur otak, tulang belakang (spina bifida), dan jantung
- Kelainan anggota tubuh seperti bibir sumbing, kaki bengkok, atau organ tidak berkembang
- Kelainan metabolik (melalui tes lanjutan jika ada riwayat keluarga)
Pemeriksaan yang Umum Dilakukan
-
USG Kehamilan Detil (USG Anomali)
Melihat bentuk dan perkembangan organ tubuh janin secara menyeluruh.Table of Contents
Toggle -
Pemeriksaan Darah (Maternal Serum Screening)
Mengukur kadar hormon dan protein tertentu untuk memperkirakan risiko kelainan genetik. -
Tes NIPT (Non-Invasive Prenatal Testing)
Menggunakan sampel darah ibu untuk melihat kemungkinan kelainan kromosom—dengan akurasi tinggi dan tanpa risiko bagi janin. -
Amniosentesis (bila diperlukan)
Pemeriksaan lanjutan dengan mengambil cairan ketuban, biasanya disarankan hanya pada kondisi tertentu dan dilakukan dengan pengawasan ketat.