BEMOMIO.ID – Moms, mengetahui lebih awal bukan berarti mencari-cari kekurangan, tapi justru sebagai bentuk kesiapan dan kasih sayang terhadap si kecil sejak dalam kandungan.
Table of Contents
ToggleSetiap kehamilan membawa harapan dan kebahagiaan. Namun, penting juga untuk menyadari bahwa ada risiko kelainan janin yang bisa dideteksi sejak dini.
Dengan deteksi yang tepat dan waktu yang cukup, Moms dan tenaga medis bisa menyiapkan langkah terbaik untuk masa depan si kecil.
Apa Itu Deteksi Dini Kelainan Janin?
Deteksi dini kelainan janin adalah rangkaian pemeriksaan yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada kelainan struktural, genetik, atau perkembangan pada janin sedini mungkin.
Semakin cepat diketahui, semakin besar peluang untuk penanganan yang tepat atau persiapan medis yang lebih matang saat persalinan tiba.
Kapan Pemeriksaan Deteksi Dini Dilakukan?
Pemeriksaan ini biasanya dilakukan mulai trimester pertama dan kedua, tergantung jenis dan metode pemeriksaannya.
-
Trimester 1 (11–14 minggu): USG NT (Nuchal Translucency), skrining awal kelainan kromosom
-
Trimester 2 (18–22 minggu): USG anatomi janin lengkap
-
Skrining tambahan: Seperti NIPT (Non-Invasive Prenatal Test) dan triple/quadruple test jika ada indikasi