Table of Contents
Toggle3. Cukupi Asupan Air Putih
Hidrasi yang cukup membantu menjaga fungsi organ tubuh, termasuk sistem reproduksi. Pastikan Moms minum minimal 2 liter air putih per hari, ya!
4. Rutin Olahraga Ringan hingga Sedang
Aktivitas fisik membantu menjaga berat badan dan memperbaiki sirkulasi darah ke organ reproduksi. Lakukan olahraga seperti yoga, jalan cepat, berenang, atau pilates selama 30 menit, 3–5 kali seminggu.
5. Kelola Stres dengan Baik
Stres yang berkepanjangan dapat memengaruhi produksi hormon, mengganggu ovulasi, dan menurunkan libido. Coba teknik relaksasi seperti pernapasan dalam, journaling, meditasi, atau aktivitas menyenangkan yang Moms sukai.
6. Tidur yang Cukup dan Berkualitas
Kurang tidur bisa memengaruhi hormon reproduksi dan metabolisme tubuh. Usahakan tidur malam 7–9 jam dan hindari begadang, terutama saat program hamil.
7. Hindari Rokok, Alkohol, dan Kafein Berlebih
Zat-zat ini terbukti bisa menurunkan kesuburan, baik pada pria maupun wanita. Jika Moms suka kopi, batasi konsumsinya maksimal 1 cangkir per hari.
Libatkan Pasangan dalam Gaya Hidup Sehat

Ingat, program hamil adalah usaha bersama. Ajak pasangan Moms untuk menjalani pola hidup sehat juga.
Kualitas sperma sangat dipengaruhi oleh pola makan, stres, tidur, dan konsumsi zat tertentu.
Dengan saling mendukung, proses menuju kehamilan bisa terasa lebih ringan dan menyenangkan.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
Jika setelah menerapkan pola hidup sehat dan rutin berhubungan saat masa subur, Moms belum juga hamil dalam waktu 6–12 bulan, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter spesialis kandungan.