BEMOMIO.ID – Moms, gagal promil bukan berarti gagal selamanya. Yuk kenali penyebab paling umum agar bisa dievaluasi dan diperbaiki untuk peluang kehamilan berikutnya.
Table of Contents
ToggleMoms, menjalani program hamil (promil) bisa jadi perjalanan emosional yang panjang.
Saat hasil testpack belum juga menunjukkan dua garis, wajar jika muncul rasa sedih, lelah, bahkan putus asa.
Tapi perlu diingat, kegagalan promil bukanlah akhir dari segalanya.
Salah satu langkah penting dalam promil adalah mengetahui faktor-faktor yang bisa menyebabkan kegagalan, agar Moms dan pasangan bisa mengevaluasi serta mencari solusi yang tepat bersama dokter.
Penyebab Umum Kegagalan Program Hamil
1. Masalah Ovulasi
Gangguan ovulasi seperti PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) atau tidak terjadinya pelepasan sel telur bisa menyebabkan sel telur tidak dapat dibuahi.
Solusi: Pemeriksaan hormon dan pemantauan ovulasi secara rutin.
2. Kualitas Sperma yang Kurang Optimal
Promil adalah kerja sama dua arah. Jika kualitas sperma rendah (jumlah sedikit, tidak lincah, atau bentuk abnormal), pembuahan sulit terjadi.
Solusi: Pemeriksaan analisis sperma dan gaya hidup sehat untuk pasangan.
3. Usia yang Mempengaruhi Kesuburan
Kesuburan wanita menurun setelah usia 35 tahun, sedangkan pada pria juga bisa terpengaruh meski lebih lambat.
Solusi: Konsultasi promil sejak dini, jangan menunda terlalu lama.