4 Cara Mengatasi ASI yang Seret Usai Mastitis
Berikut 4 cara yang Moms bisa lakukan usai mengalami infeksi payudara agar ASI tak seret.
Table of Contents
Toggle1. Jangan Berhenti Menyusui
Menyusuilah lebih sering dan biarkan si Kecil memutuskan kapan harus berhenti menyusui.
Hal ini dilakukan agar produksi ASI Moms bisa menyesuaikan secara alami dengan kebutuhan bayi.
Dikutip dari situs healthiline.com, saat si Kecil menyusu secara langsung, hormon yang memproduksi ASI dilepaskannya.
Artinya semakin sering menyusui, maka semakin banyak pula ASI yang dihasilkan oleh payudara.
2. Rajin Memompa ASI
Jika si Kecil mengonsumsi susu formula sebagai asupan tambahan atau pun sudah mulai MPASI, Bunda bisa tetap melakukan pompa ASI secara rutin.
Hal ini dilakukan sebagai stimulasi agar produksi ASI tetap lancar. Terutama ketika intensitas menyusui sang buah hati secara langsung mulai berkurang.
Sebagai catatan, agar suplai ASI tetap lancar, sebaiknya Moms juga menghindari dulu memberikan susu formula pada bayi selama 6 bulan pertama.
Kecuali jika si Kecil memiliki kondisi medis yang membuat dirinya harus mengonsumsi susu formula.
3. Kelola Stres dan Cukupi Istirahat
Faktor psikologis terutama stres juga sangat berpengaruh pada produksi ASI.
Bahkan ketika Moms stres hingga kekurangan tidur dan lelah berlebih, hal ini pun dapat mengurangi pelepasan hormon oksitosin yang berperan dalam memproduksi ASI.
Cobalah beberapa cara untuk mengelola stres yang dialami, beberapa di antaranya seperti olahraga teratur, meditasi, ataupun meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang digemari atau me time.
Moms bisa meminta bantuan Ayah untuk menjaga sang buah hati ketika Bunda membutuhkan me time.
4. Terapkan Pola Hidup Sehat
Menerapkan pola sehat sangat berpengaruh agar bisa mendapatkan kualitas ASI yang baik.
Hindari minuman beralkohol, kafein, dan rokok terutama selama Bunda sedang menyusui. Konsumsi makanan yang bernutrisi agar kebutuhan gizi Moms juga tercukupi dengan baik.***