BEMOMIO.ID – Menjalani program hamil (promil) bukan hanya tentang menjaga tubuh tetap sehat, tapi juga tentang bagaimana hati dan pikiran bisa tetap kuat menghadapi berbagai proses yang dilalui.
Table of Contents
ToggleBanyak Moms yang tidak menyangka bahwa promil bisa memunculkan campuran emosi antara harapan besar, ketakutan kecil, dan tekanan yang tak terlihat.
Adaptasi emosional menjadi hal yang sangat penting selama promil. Saat hati tenang, tubuh pun lebih siap menyambut kehamilan.
Lalu, bagaimana cara Moms bisa menjaga emosi tetap stabil dalam perjalanan ini?
Emosi yang Sering Muncul Saat Promil

Berbagai emosi bisa muncul, dan itu sangat wajar, Moms:
-
Cemas: Apakah hasilnya akan berhasil bulan ini?
-
Sedih: Saat melihat hasil test pack yang belum sesuai harapan
-
Iri atau tertekan: Saat teman atau keluarga hamil lebih dulu
-
Lelah mental: Dari rutinitas cek masa subur, konsumsi suplemen, atau kontrol ke dokter
-
Harapan tinggi: Tapi takut kecewa lagi
Semua perasaan ini manusiawi dan bukan tanda bahwa Moms lemah. Yang dibutuhkan adalah ruang dan cara sehat untuk menyesuaikan diri secara emosional.
Cara Menjaga Kesehatan Emosional Saat Promil
1. Validasi Perasaan Sendiri
Izinkan diri Moms merasakan emosi yang muncul, tanpa menekan atau mengabaikannya. Menangis, kecewa, atau marah adalah bagian dari proses adaptasi.
2. Lakukan Aktivitas yang Menenangkan
Rutin melakukan hal yang disukai seperti journaling, meditasi, yoga, atau sekadar berjalan santai bisa membantu meredakan stres dan memberi ruang untuk pikiran positif.