BEMOMIO.ID – Sudah haid teratur tiap bulan, tapi belum juga hamil? Yuk, cari tahu penyebabnya, Moms. Karena menstruasi teratur belum tentu berarti ovulasi selalu lancar!
Table of Contents
ToggleBanyak Moms yang berpikir bahwa jika menstruasi datang tepat waktu setiap bulan, maka peluang hamil pasti tinggi.
Faktanya, meski siklus haid teratur, bukan berarti otomatis tubuh sedang berovulasi dengan baik atau tidak ada gangguan kesuburan lainnya.
Proses kehamilan melibatkan banyak faktor dari kualitas sel telur, sperma, saluran reproduksi, hingga gaya hidup.
Nah, kalau Moms dan pasangan sudah rutin berhubungan saat masa subur tapi belum juga hamil dalam waktu 6–12 bulan, ada baiknya memahami lebih dalam apa saja yang mungkin menjadi penyebabnya.
Penyebab Sulit Hamil Meski Menstruasi Teratur
1. Ovulasi Tidak Terjadi Secara Optimal
Meski menstruasi terlihat teratur, belum tentu ovulasi selalu terjadi setiap siklus. Ada kondisi yang disebut anovulasi, di mana tubuh mengalami menstruasi tapi tidak melepaskan sel telur.
2. Masalah pada Tuba Falopi
Tuba falopi yang tersumbat atau rusak bisa menghambat pertemuan antara sel telur dan sperma, sehingga pembuahan tidak terjadi. Ini bisa disebabkan oleh infeksi panggul, endometriosis, atau riwayat operasi.
3. Endometriosis
Kondisi di mana jaringan mirip lapisan rahim tumbuh di luar rahim. Endometriosis bisa menyebabkan nyeri hebat saat haid dan mengganggu proses pembuahan.