Baby Blues atau Depresi? Kenali Bedanya agar Moms Bisa Mendapatkan Dukungan yang Tepat

BEMOMIO.ID – Moms, setelah melahirkan, tubuh dan emosi mengalami banyak perubahan drastis.

Di tengah kebahagiaan menyambut si kecil, tak sedikit Moms yang justru merasa sedih, cemas, bahkan ingin menangis tanpa alasan.

Ini bisa jadi gejala dari baby blues ataupun sesuatu yang lebih serius seperti depresi pasca melahirkan.

Meski terdengar serupa, keduanya sangat berbeda dan penting untuk dikenali sejak dini.

Dikutip BEMOMIO.ID dari situs World Health Organization (WHO), sekitar 70–80% ibu baru mengalami baby blues, sementara sekitar 10–15% mengalami depresi pasca persalinan.

Baca Juga  Bemomio Bersama Bidan: Dukung Kehamilan Sehat di Musyawarah Ranting IBI Bekasi Barat

Perbedaan utama dari keduanya terletak pada durasi, intensitas, dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.

Memahami bedanya akan membantu Moms menentukan langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan mental.

Apa Itu Baby Blues?

Apa Itu Baby Blues?

Baby blues adalah kondisi emosional sementara yang umum terjadi setelah melahirkan. Biasanya muncul dalam 2–5 hari pasca persalinan dan mereda dalam waktu dua minggu.

Gejalanya antara lain:

  • Mudah menangis

  • Mood yang cepat berubah

  • Cemas atau merasa kewalahan

  • Mudah tersinggung

  • Sulit tidur meski bayi sedang tidur

Baby blues terjadi karena perubahan hormon secara tiba-tiba, kelelahan, serta adaptasi terhadap peran baru sebagai ibu.

Tags
Share this post :

Related Post

31 August 2025
Peran Suami Saat Istri Hamil: Dukungan Kecil yang Berdampak Besar
28 July 2025
Menjaga Energi Harian Saat Hamil: Tetap Semangat Tanpa Harus Terus Kuat
28 July 2025
Tips Istirahat Nyaman Saat Hamil: Tidur Lebih Nyenyak, Bangun Lebih Segar
24 July 2025
Manfaat Jalan Pagi: Rutinitas Sederhana yang Berdampak Besar untuk Ibu Hamil
24 July 2025
Olahraga Ringan di Rumah: Tetap Bugar dan Bahagia Selama Hamil
18 July 2025
Kapan Harus ke Dokter? Panduan Waspada untuk Moms Saat Hamil dan Mengasuh Anak