BEMOMIO.ID – Keluarnya cairan bening dari organ intim perempuan disebut juga keputihan. Terkadang, keputihan dapat berwarna merah muda perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda berbahaya.
Table of Contents
TogglePerlu diketahui ya, keputihan sebenarnya adalah hal normal dialami setiap perempuan. American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) mengatakan bahwa mulai dari masa pubertas, keputihan atau cairan yang keluar dari vagina akan keluar. Sebagian besar isi cairan ini adalah air dan mikroorganisme.
Keputihan memegang peranan penting dalam sistem reproduksi wanita. Cairan yang diproduksi oleh kelenjar di dalam vagina dan leher rahim akan membawa sel-sel yang telah mati dan bakteri. Kondisi tersebut membuat vagina Bunda tetap bersih serta terhindar dari infeksi.
Pada keputihan normal, cairan yang keluar dari vagina adalah bening atau seperti susu, tidak berbau, dan tidak terasa gatal. Sebaliknya, keputihan yang tidak normal biasanya berwarna selain bening dan sering disertai gejala lainnya.
Lantas, bagaimana dengan keputihan berwarna merah muda ya? Apa saja penyebabnya?
Simak penjelasan lengkapnya berikut ini, Bunda!
9 Penyebab Keputihan Berwarna Merah Muda

Berikut 11 penyebab keputihan berwarna merah muda, seperti dikutip BEMOMIO.ID dari Women’s Health:
1. Sedang haid
Haid menjadi salah satu penyebab keluarnya cairan berwarna merah muda yang ternyata adalah darah.
Warna merah muda biasanya terlihat menjelang awal dan akhir siklus haid, di mana darah bercampur dengan sekresi vagina lainnya yang keluar.
“Jika mengalami menstruasi yang lebih ringan selama dua hari atau kurang, seorang perempuan mungkin melihat keluarnya cairan berwarna merah muda di awal dan akhir siklus,” kata ginekolog dan pendiri Fertility Plus, Dr. Amit Shah.
“Ini bisa tampak seperti bercak daripada aliran darah yang full, dan juga lebih berwarna merah muda. Menstruasi yang lebih ringan dapat disebabkan oleh berbagai penyebab, mulai dari stres dan usia hingga perubahan berat badan,” sambungnya.