bemomio.id – Sebagian dari Moms pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya hamil anggur, namun kebanyakan masih belum mengetahui secara keseluruhan.
Table of Contents
ToggleJadi, hamil anggur ini memang sulit untuk dibedakan dengan ciri-ciri kehamilan yang normal, namun ada beberapa gejala yang sebenarnya dapat dikenali.
Jika Moms mengenali ciri-ciri hamil anggur, penanganan dapat diberikan sedini mungkin untuk menghindari risiko terjadinya komplikasi.
Dikutip dari situs Mayo Clinic, kehamilan tersebut merupakan komplikasi kehamilan yang jarang terjadi.
Hal ini akan melibatkan pertumbuhan sel yang tidak biasa atau disebut dengan trofoblas, sel-sel ini juga menjadi sebuah organ yang memberi makan janin yang sedang tumbuh.
Kondisi ini terjadi ketika kandungan tidak berkembang dan tidak dapat diselamatkan, hamil anggur ini tergolong sebagai penyakit trafoblastik gestasional.
Jika Moms mengalami kehamilan ini, kandungannya tidak dapat diselamatkan, lantaran plasenta yang tidak normal akan membuat janin di dalam kandungan tidak dapat tumbuh sebagai mestinya.
Ada dua jenis kehamilan tersebut, yakni kehamilan lengkap dan kehamilan parsial, pada kehamilan yang lengkap jaringan plasenta akan membengkak dan tampak membentuk kista berisi cairan.
Sedangkan pada kehamilan parsial, plasenta mungkin memiliki jaringan teratur dan tidak teratur.
Mungkin ada janin, tetapi janin tersebut tidak dapat bertahan hidup, janin biasanya akan mengalami keguguran pada kehamilan.
Kehamilan anggur dapat menimbulkan komplikasi serius, termasuk kanker langka, kehamilan ini akan memerlukan penanganan dini.