BEMOMIO.ID – ASI memang memiliki sejuta manfaat dalam tumbuh kembang si Kecil, tak sampai di situ.
Table of Contents
ToggleASI juga memiliki manfaat jangka panjang untuk sang buah hati hingga ia dewasa.
Baik jangka pendek ataupun jangka panjang, pemberian ASI mendatangkan manfaat luar biasa bagi bayi dan juga ibu.
Karenanya, pemberian ASI direkomendasikan sejak bayi baru lahir hingga 6 bulan secara eksklusif kemudian dilanjutkan hingga anak berusia dua tahun, sesuai rekomendasi WHO.
Secara jangka pendek, manfaat pemberian ASI sudah terbukti ya, Moms, khususnya dalam pengurangan morbiditas dan mortalitas akibat penyakit menular pada masa kanak-kanak.
5 Manfaat ASI untuk Jangka Panjang untuk si Kecil

Analisis gabungan dari berbagai penelitian yang dilakukan di negara-negara berpendapatan menengah atau rendah menunjukkan bahwa pemberian ASI secara substansial menurunkan risiko kematian akibat penyakit menular pada dua tahun pertama kehidupan.
Berdasarkan data dari the United Kingdom Millennium Cohort, Quigley diperkirakan bahwa praktik pemberian ASI yang optimal dapat mencegah sebagian besar pasien dirawat di rumah sakit akibat diare dan infeksi saluran pernapasan bawah.
Tinjauan sistematis mendapati bahwa pemberian ASI eksklusif pada 6 bulan pertama menurunkan morbiditas akibat penyakit gastrointestinal dan alergi, tanpa efek negatif pada pertumbuhan.
Berdasarkan bukti tersebut, telah direkomendasikan bahwa pada enam bulan pertama kehidupan, setiap anak harus disusui secara eksklusif, dengan pemberian ASI parsial dilanjutkan hingga usia dua tahun.